KOCOMOTO

Worrying won’t stop bad things from happening. It only stops you from enjoying the good.


Leave a comment

++ Day 7

          Setiap orang yang berhenti merokok memiliki alasannya masing-masing yang memotivasi dirinya untuk berhenti dari kecanduannya terhadap rokok, contohnya ada yang berhenti karena sudah bernazar, ada yang berhenti karena faktor kesahatan karena rokok dianggap sebagai sumber beberapa penyakit, ada juga yang berhenti karena ingin berhemat karena uang yang digunakan untuk membeli rokok sejatinya dapat dipergunakan untuk keperluan yang lain. Buat Saya berhenti merokok mungkin karena beberapa faktor, pertama untuk kesehatan dan yang kedua untuk berhemat, walaupun berhenti merokok bukan hal yang gampang, namun juga bukan sesuatu yang susah sebeneranya, asal ada niat yang kuat kita bisa keluar dari rasa ketergantungan terhadap rokok.

              Ketika otak berkata “TIDAK” namun tubuh sepertinya “MEMINTA” disanalah terjadi kompromi bahwa tubuh memerlukan pengganti dari ketiadaan rokok, ada yang menggantinya dengan memakan permen, ada juga yang menggantinya dengan makan besar karena dianggap jika perut sudah kenyang keinginan untuk merokok akan hilang. Hal ini lah yang terjadi sekarang, mulut ini terasa susah untuk berhenti mengunyah, tidak bisa mendengar suara “tok..tok..tok…dari abang bakso” atau suara ‘ tuk..tuk..tuk.. dari abang mie ayam” apalagi suara ” tahu bulat digoreng dadakan…limaratusan… dari abang-abang yang keliling pake mobil pickup”. Saya jadi berfikir ulang tentang niat saya berhenti merokok untuk berhemat, karena kenyataanya setelah berhenti saya tidak juga hemat. So untuk para pecinta rokok, kalo ada orang yang suruh anda berhenti supaya bisa hemat jangan percaya itu HOAX…